YANG POSITIF

Sukses dengan Berpikir Positif

positifThinking
Bagi kebanyakan orang, berpikiran sudah menjadi layaknya makan, minum, tidur dan segala macam rutinitas harian. Kapan pun. dimana pun, dan dalam keadaan apapun, berpikir telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupaan. Tanpa sadar, pikiran kita membentuk apa yang ingin kita lakukan, kita rasakan, yang kita inginkan.
Dalam “Aladin Factor” karya Jack Canfield dan Mark Victor Hansen, dikatakan bahwa setiap hari manusia menghadapi lebih dari 60.000 pikiran. Dan satu-satunya yang dibutuhkan adalah pengarahan. Jika arah yang ditentukan bersifat negatif, maka sekitar 60.000 pikiran akan keluar dari memori ke arah negatif. Sebaliknya, jika pengarahannya posiif, maka yang keluar adalah yang positif pula
Pikiran dan sikap akan memunculkan berbagai gambaran dan emosi. Gambaran dan emosi itu akan menjadi pemicu sikap Anda. Dan, pilihan sikap Anda pada giliranya memiliki konsekuensi-konsekuensi yang menentukan apa yang terjadi dalam hisup Anda secara menyeluruh. You are what you think, Anda adalah apa yang Anda pikirkan, itulah yang akan terjadi. You are what you believe, Anda adalah apa yang Anda percayai. Oleh karena itu, kalu ita tanamkan ke dalah pikiran kita setiap hari dengan hal-hal negatif, maka dempaknya akan destruktif atau merusak. Sebaliknya, kalu kita tanamkan ke dalam pikiran adalah hal-hal yang baik dan positif, tentu dampak dalam kehidupan kita akan menjadi positif dan konstruktif.
Jika Anda terus befikir tentang sukses dan membangun kepercayaan diri, Anda akan merasa kuat dan kompeten, kemudian Anda akan melakukan yang terbaik. Sebaliknya, jika Anda berpokir tentang takut berbuat salah dan minder, Anda akan melakukan hal yang buruk walaupun sebenarnya Anda bisa melakukan itu dengan baik.
Anda akan selalu menjadi apa yang Anda pikirkan. Kehidupan di luar Anda-kehidupan yang kasat mata, kehidupan yang bisa dilihat orang lain-pada dasarnya ditentukan oleh apa yang ada dalam diri Anda. Sering kali apa yang terjaadi di luar Anda adalah refleksi dan manifestasi dari apa yang terjadi dalam diri Anda.Pikiran Anda dapat membuat Anda sukses atau gagal. Pikiran Anda memicu tindakan-tindakan Anda, menentukan hidup Anda. Apa yag Anda pikirkan berada dalam kendali Anda
Sukses dan gagal adalah pilihan. Jika Anda memilih sukses, maka Anda harus mengarahkann pikiran Anda ke arah positif atau dengan kata lain” Bepikir Positif ”. Berfikir positif dapat menjadi preventif sebelum Anda mempunyai gangguan, baik emosi maupun kognisi. Sebab, dengan berpikir positif dan memiliki emosi yang positif, berarti Anda menghindar dari emosi negatif yang membawa dampak negatif bagi fisik dan psikologis.
Pikiran positif sebenarnya tidak bisa dipisahkan dengan tindakan. Hanya orang yang berpikir positiflah yang bertindak dengan benar. Saat kesadaran sudah diterima oleh diri Anda, meresap ke dalam sanubari atau pikiran bawah sadar Anda, maka anda pun akan bertindak. Artinya, berpikir positif dan bertindak tidak bisa dipisahkan. Saat orang mengaku sudah berpikir positif tetapi belum bertindak, sebenarnya dia belum berpikir positif. Sebaliknya, saat orang sudah bertindak dengan baik dan mengatakan tidak perlu berpikir positif, sebenarnya ia sudah berpikir positif, hanya saja ia tak tahu apa itu berpikir positif.
Mengapa berpikir positif itu hebat? Sebab, berpikir positif memiliki dampak dan pengaruh yang besar dalam kehidupan seseorang. Ketika Anda memulai berpikir positif, kekuatan besar datang mengimbangi cara berpikir Anda untk tetap melakukan hal-hal baik dengan cara baik. Dengan berpikir positif, Anda akan terhindar dari dampak buruk kehidupan. Saat anda berpikir positif, Anda akan melepaskan energi positif ke alam dan alam memberiak feedbak yang positif pula. Denagn begitu, Anda mengizinkan hanya pemikiran positif saja yang masuk ke dalam pikiran Anda.
Manfaat berpikir positif telah dirasakan banyak orang. Berapa banyak yang telah kita ketahui kisah-kisah orang sukses akibat dari berpki positif seperti Oprah Winfrey, Tukul Arwana, Soichiro Honda, dan lain sebagainya. Dalam kehidupan nyata, beerpokir positif meningkatkan keimanan kita kepada Tuhan, berpikir positif juga dapat mencegah kita dari penyakit dan membuat jiwa raga kita menjadi sehat. Berpikir positif menjadikan orang lebih percaya diri dan lebih siap untuk menjalani batera kehidupan, berpikir positif juga menjadikan orang tidak putus asa dan lebih tegar, berpikir positif menjadikan seseorang mempunyai rasa toleransi dan empati yang lebih. Selain itu, berpikir positif dapat membentuk jiwa yang optimis dan pantang menyerah, serta membuat hidup kita terasa ringan dan tanpa beban. Karenanya, mulai hari ini pitiskanlah hidup Anda dengan berpikir positif. Yakinlah bahwa Anda akan bahagia dengan keputusan Anda.

EQ

Menurut pakarnya, manusia sukses tidak cuma dari IQ saja. Peran EQ (Emotional Intelligence) pada kesuksesan bahkan melebihi porsi IQ.
Seorang pakar EQ bernama Patricia Patton memberikan Tips bagaimana kita menemukan dan memupuk harga diri, yang disebutnya alfabet
keberhasilan pribadi.

A : Accept. Terimalah diri anda sebagaimana adanya.
......B : Believe. Percayalah terhadap kemampuan anda untuk meraih apa yang anda inginkan dalam hidup.
C : Care. Pedulilah pada kemampuan anda meraih apa yang anda inginkan dalam hidup.
D : Direct. Arahkan pikiran pada hal-hal positif yang meningkatkan kepercayaan diri.
E : Earn. Terimalah penghargaan yang diberi orang lain dengan tetap berusaha menjadi yang terbaik.
F : Face. Hadapi masalah dengan benar dan yakin.
G : Go. Berangkatlah dari kebenaran.
H : Homework. Pekerjaan rumah adalah langkah penting untuk pengumpulan informasi.
I : Ignore. Abaikan celaan ! orang yang menghalangi jalan anda mencapai tujuan.
J : Jealously. Rasa iri dapat membuat anda tidak menghargai kelebihan anda sendiri.
K : Keep. Terus berusaha walaupun beberapa kali gagal.
L : Learn. Belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulanginya.
M : Mind. Perhatikan urusan sendiri dan tidak menyebar gosip tentang orang lain.
N : Never. Jangan terlibat skandal seks, obat terlarang, dan alkohol ..
O : Observe. Amatilah segala hal di sekeliling anda. Perhatikan, dengarkan, dan belajar dari orang lain.
P : Patience. Sabar adalah kekuatan tak ternilai yang membuat anda terus berusaha.
Q : Question. Pertanyaan perlu untuk mencari jawaban yang benar dan menambah ilmu.
R : Respect. Hargai diri sendiri dan juga orang lain.
S : Self confidence, self esteem, self respect. Percaya diri, harga diri, citra diri, penghormatan diri membebaskan kita dari saat-saat tegang.
T : T! ake. Bertanggung jawab pada setiap tindakan anda.
U : Understand. Pahami bahwa hidup itu naik turun, namun tak ada yang dapat mengalahkan anda.
V : Value. Nilai diri sendiri dan orang lain, berusahalah melakukan yang terbaik.
W : Work. Bekerja dengan giat, jangan lupa berdo'a.
X : X'tra. Usaha lebih keras membawa keberhasilan.
Y : You. Anda dapat membuat suatu yang berbeda.
Z : Zero. Usaha nol membawa hasil nol pula.

Memecakan masalah

Yang perlu kita sadari bahwa akar permasalahan adalah terletak dari diri kita sendiri, namun karena manusia memiliki 3 sifat yang tidka bisa dilepaskan yakni ID, Ego dan Super Ego membuat manusia terkadang lebih menyalahkan pihak luar yang sebenarnya hanyalah mempertegas masalah. Dan banyak dari kita justru lari dan menghindari masalah dna berharap masalah itu hilang kemudian kita kembali dengan masalah yang baru dan seperti itu seterusnya.

Hal yang paling penting adalah ketika kita ingin memahami dan merasakan hidup yang penuh masalah ini adalah Membongkar Timbunan Masalah, caranya :
1. Membuka diri Mengurai Akar masalah
Seperti yang tadi sempat aku singgung bahwa akar permasalahan adalah terletak dari diri kita sendiri, misalnya ne ketika kita punya pasangan yang bisa dibilang standar secara fisik, materi dan sebagainya, lalu kita melihat teman kita memiliki pasangan yang lebih dari kita dalam diri kita seringkali berkata” andai saja pasangan ku seperti dia….” atau andai saja aku punya mobil speerti dia tentu saja aku punya pasangan yang lebih bahkan seperti punya nya”.
Banyak sekali masalah yang timbul dari diri kita, atau mungkin ketika kita menjadi pekerja dengan gaji pas-pasan, dengan pekerjaan yang menyitah waktu dan sebagainya, dan kita menyalahkan bos kita yang gak adil, akar permasalahan bukan terletak pada pekerjaan kita, penghasilan atau bos kita tetapi dari hati kita.
So untuk mencapai ketenangan dan kesuksesan hidup mulai lah untuk membuka diri terlebh dahulu, membukahati dan membuang energi negative yang mendeskruktif fikiran kita.
2. Kuasai Hidup kita 
3. Menjadi Diri sendiri yang tidak dikendalikan pihak luar
5 hal yang sering mengendalikan diri kita adalah :
1. Pengendalian dari citra diri orang lain adalah ketika begitu banyak orang yang menyembah, menyerahkan dirinya dan bahkan mengemis pada citra material seperti jabatan, simbol dsb.
2. Pengendalian dari sugesti mental, pengendalian ini ada dua jenis yakni Autosugesti dan Heterosugesti. Autosugesti misalnya ketika kita melihat orang lain menderita, maka kita ikut merasa menderita. Dan heterosugesti adalah ketika kita mengagumi seseorang dan memang dia layak untuk dikagumi sehingga kita sering berusaha untuk emnajdi sepertinya. Dan pengendalian inilah ynag disebut sugesti mental dimana kita ikut menjadi orang lian diluar diri kita
3. Pengendalian Melalui pikiran
Contoh terbesarnya adalah “Brain Stroming and Brain Washing”. Pengendalian pada otak dan fikiran kita.
4. Pengendalian melalui sistem kerja, pengendalian ini bukan berupa manusia maupun benda tapi dari aktivitas yang dibebankan kepada kita.
5. Pengendalian yang terakhir adalah pengendalian dari uang, harta, dan materi
4. Miliki lah harapan bukan khayalan
Terkadang kita hanya menghayal, kita menganggapnya merenung tapi sebenarnya menghayal dan emrenung sangat berbeda, ketika kita merenung kita akan mengkoreksi apa yang sudah kita lakukan dan akan kita lakukan untuk menggapai impian kita, namun menghayal kita hanya membayangkan keadaan dimana mimpi kita.
5. Kuasai keadaan
Ketika saat nya kita dikuasai olah pihak luar yang diluar diri kita, maka kuasai keadaan jangan biarkan energi deskruktif tersebut mengusai otak kita.
6. Yang terakhir adalah hadapi kenyataan
Apapun kenyataan yanga da saat ini dalam hidup kita. Kita gak membahas masa lalu dan masa depan tapi masa kini kita, apapun keadaan kita sekarang untuk memahamid an merasakan hidup maka terimalah……
Panjang banget kayaknya ne ya postingan kali ini, tapi yang jelas dari penjelasan tadi bahwa ketika kita ingin menikmati, memahami dan merasakan hidup adalah terimalah namun lebih tepatnya ikhlas, sabar dan bersykur.
Semoga bermanfaat